GIGI KECILKU
Pada suatu pagi, ada seorang gadis kecil bernama Yuqi. Ia baru saja mencabut giginya kemarin siang. Pada saat ia menunggu giginya dicabut, Yuqi membaca dongeng berjudul 'Peri gigi'.
"Wah, aku harus mencoba nya nanti
malam. Aku ingin bertemu
peri gigi," kata gadis kecil tersebut dengan bersemangat.
Yuqi
pun sudah sampai rumah dan dalam keadaan giginya sudah tercabut.
"Aku sangat tidak sabar untuk nanti
malam!" sahut Yuqi dengan mata yang berbinar.
Malam pun tiba. Yuqi berusaha untuk
tidak tidur agar bisa melihat sang peri gigi. Tetapi rasa kantuknya tidak bisa
tertahan. Akhirnya, ia pun akhirnya tertidur lelap.
Tiba-tiba, ada suara tangisan dari
bawah bantalnya. Yuqi pun terbangun karena suara tangisan tersebut
mengagetkannya. Ternyata suara tangisan itu berasal dari giginya yang ia taruh
di bawah bantal. Yuqi pun terkejut melihat hal itu. Gigi tersebut terlihat
seperti bayi yang baru lahir. Sangat lucu dan menggemaskan.
Akhirnya dengan penuh kasih saying, Yuqi merawat
sang gigi bagaikan anaknya sendiri. Dan seiring berjalannya waktu, Yuqi sudah
beranjak remaja dan gigi yang
awalnya mungil sudah tumbuh besar hingga bisa
berbicara. Mereka melewati masa kecil mereka bersama-sama. Mulai dari Yuqi yang
selalu membawa sang gigi ke sekolah, sang gigi yang selalu dibawa oleh Yuqi kemanapun
ia berada. Tetapi, lama-kelamaan sifat sang gigi berubah ia sering cuek atau tak acuh
kepada si Yuqi.
Pada
suatu pagi, Yuqi sedang bersiap ke sekolah. Tiba-tiba, sang gigi berkata,
"Aku tidak mau ikut ke sekolah, aku
malas," kata sang gigi dengan wajah cuek.
"Iya, ini waktunya kamu untuk
beristirahat. Kamu pasti lelah ku ajak ke sekolah terus," sahut Yuqi
mengiyakan.
Dalam perjalanan ke sekolah, Yuqi tidak
tenang karena ini pertama kalinya ia meninggalkan sang gigi sendirian. Terlebih
lagi sang gigi di rumah sendirian. Yuqi takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan
kepada sang gigi.
Akhirnya setelah melewati beberapa jam
pelajaran dan jam istirahat, Yuqi pun pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang, Yuqi sangat
bersemangat untuk melepas penatnya bersama sang gigi. Saat sampai di rumah, Yuqi mendapati
bahwa rumahnya kosong. Ya, benar. Sang gigi tidak ada di rumah sekarang. Yuqi yang sedang mencari sang
gigi, menemukan sebuah catatan dari Sang gigi yang isinya,
"Yuqi, aku sudah tidak betah
hidup denganmu. Aku ingin bebas. Maka dari itu, aku pergi. Oh ya aku juga mengambil beberapa uangmu. Tertanda sang
gigi" Yuqi yang membaca catatan itu pun menangis.
Sudah berhari-hari sang gigi tidak pulang ke
rumah dan sekarang Yuqi pun sudah mendingan, sakitnya tidak separah saat ia
membaca catatan itu. Lalu beberapa saat kemudian Yuqi mendapat kabar dari
tetangganya bahwa tetangganya menemukan boneka kecil berbentuk gigi di depan
rumahnya. Tetangga itu mengetahui bahwa Yuqi menyukai hal-hal yang berhubungan
dengan dokter gigi. Dengan itu sang tetangga berinisiatif untuk menanyakan
tentang boneka tersebut kepada Yuqi dan memberikannya kepada Yuqi. Yuqi tahu
bahwa boneka itu adalah sang gigi yang telah berubah wujud.

Post a Comment